jpnn.com, JAKARTA - Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak lagi sekadar dipandang sebagai kewajiban regulasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun produk pangan yang aman, bermutu, dan berdaya saing.
Pesan inilah yang diangkat PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk dalam program SNI Goes to Campus yang digelar Badan Standardisasi Nasional (BSN) di IPB University, Bogor.
Program SNI Goes to Campus di IPB University menjadi bagian dari sinergi antara Badan Standardisasi Nasional, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), serta Garudafood sebagai pelaku industri nasional. Kegiatan tersebut diikuti ratusan mahasiswa Jurusan Teknologi Pangan IPB University.
"Ini bagian dari komitmen dalam mendukung penguatan standardisasi nasional serta tata kelola pangan berkelanjutan di Indonesia," kata Head of Q-SHE & MFG Innovation Garudafood, Bangun Raharjo, Kamis (4/6).
Dalam forum akademik ini, Garudafood menghadirkan sebagai narasumber utama untuk membagikan pengalaman penerapan SNI dalam rantai produksi industri makanan dan minuman.
Bangun Raharjo menekankan bahwa penerapan SNI tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan aturan, tetapi juga membangun budaya mutu di lingkungan perusahaan.
Standar bukan hanya tentang memenuhi persyaratan dan regulasi, tetapi tentang membangun disiplin, konsistensi, dan kepercayaan sehingga menjadi budaya kerja yang dijalankan setiap hari.
"Karena itu, kami percaya mahasiswa yang memahami pentingnya standardisasi sejak dini akan memiliki kesiapan lebih baik untuk masuk ke dunia industri, yang kemudian berkembang dengan berkontribusi pada produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing,” ujarnya.

3 hours ago
1





















































