BSKDN Kemendagri & UNAIR Bangun Kolaborasi Riset untuk Kebijakan yang Lebih Responsif

2 weeks ago 24

BSKDN Kemendagri & UNAIR Bangun Kolaborasi Riset untuk Kebijakan yang Lebih Responsif

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

BSKDN Kemendagri meneken kerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR) di Command Center BSKDN pada Kamis, 9 Juli 2026. Foto: dok BSKDN Kemendagri

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengungkapkan BSKDN berperan sebagai perumus, penyusun, sekaligus pemberi rekomendasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri. 

Peran tersebut dijalankan dengan mengedepankan pendekatan evidence-based policy, yakni memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan berangkat dari data yang terukur, riset yang kredibel, serta kondisi riil yang dihadapi pemerintah daerah.

Oleh karena itu, BSKDN Kemendagri terus bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam melakukan riset.

Kali ini, BSKDN Kemendagri meneken kerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR) di Command Center BSKDN pada Kamis, 9 Juli 2026.

"Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Kemendagri memberikan following kepada daerah dengan berbasiskan data yang sudah dilakukan pengukuran dengan benar,” ujar Yusharto.

Menurutnya, berbagai instrumen pengukuran yang dikembangkan Kemendagri telah menghasilkan basis data yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan kepada pemerintah daerah. Data tersebut selanjutnya dipadukan dan dianalisis sesuai kebutuhan sehingga mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Daerah tinggal memadukan dan mengambil unsur-unsurnya sesuai dengan tujuan kebijakan yang ingin dicapai," ujar Yusharto.

Lebih lanjut, Yusharto menjelaskan, BSKDN ingin menjadi bagian dari proses diseminasi kebijakan pemerintah agar implementasinya selaras dengan kondisi nyata di lapangan. 

BSKDN Kemendagri meneken kerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR) di Command Center BSKDN pada Kamis, 9 Juli 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|