jpnn.com, TANJUNG BALAI KARIMUN - Keterbatasan pemahaman mengenai prosedur ekspor dan fasilitas kepabeanan masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku usaha, khususnya UMKM dalam memperluas pasar ke tingkat global.
Menjawab tantangan tersebut, Bea Cukai berupaya memberikan asistensi kepada pelaku usaha berpotensi ekspor.
"Asistensi ekspor yang dilaksanakan unit-unit vertikal Bea Cukai di berbagai daerah menjadi bentuk pelaksanaan fungsi trade facilitator dan industrial assistance guna mendorong peningkatan daya saing produk lokal serta mendukung kinerja ekspor nasional," kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo dalam keterangannya, Jumat (19/6).
Salah satu kegiatan dilakukan Bea Cukai Bogor melalui program Klinik Ekspor kepada CV Bahari Tirta Utama pada Kamis (11/6).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui program Customs Visit Customer (CVC) ini menjadi sarana untuk menggali profil perusahaan, mengidentifikasi potensi ekspor, sekaligus memberikan pendampingan terkait prosedur ekspor, ketentuan kepabeanan, dokumen yang diperlukan, hingga peluang pasar internasional.
CV Bahari Tirta Utama merupakan UMKM binaan Bea Cukai Bogor yang telah beroperasi selama 21 tahun dan bergerak di bidang produksi pakan ternak.
Produk yang dihasilkan antara lain susu bubuk untuk hewan dengan merek Maxinos, pupuk organik, media tanam, serta produk biomassa berupa wood pellet.
Selain melayani pasar domestik, produk feed supplement perusahaan tersebut juga pernah diekspor ke Vietnam pada 2015.

1 day ago
6






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)




