Bedah Ekonomi Syariah, Fraksi PKS MPR Cari Solusi Problematika Perekonomian Indonesia

2 weeks ago 28

Bedah Ekonomi Syariah, Fraksi PKS MPR Cari Solusi Problematika Perekonomian Indonesia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Fraksi PKS MPR Tifatul Sembiring (tengah) saat membuka diskusi publik nasional bertajuk 'Solusi Ekonomi Syariah Dalam Mengatasi Problematika Perekonomian Indonesia Pada Era Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto' yang berlangsung di Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (7/7). Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, DEPOK - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) MPR RI menggelar diskusi publik nasional bertajuk 'Solusi Ekonomi Syariah Dalam Mengatasi Problematika Perekonomian Indonesia Pada Era Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto'.

Diskusi ini menghadirkan kolaborasi antara praktisi kebijakan, akademisi, dan regulator untuk membahas tantangan ekonomi dari perspektif Islam.

Ketua Fraksi PKS MPR Tifatul Sembiring menegaskan sistem ekonomi syariah yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah membawa prinsip keseimbangan atau tawazun dan keadilan.

Dia mengkritik dominasi sistem kapitalis global saat ini yang kerap merusak rantai rezeki alami melalui monopoli harta dan eksploitasi sumber daya.

"Islam memandang harta sebagai amanah untuk kemaslahatan, bukan untuk dimonopoli. Potensi industri halal global, mulai dari makanan hingga pariwisata, sangatlah masif. Namun, Indonesia menghadapi tantangan besar karena tingkat literasi Al-Qur'an dan pemahaman syariah masyarakat masih perlu terus ditingkatkan. Ekonomi syariah harus dibangun secara struktural, bukan sekadar respons musiman, agar mampu menjadi challenge positif terhadap sistem ekonomi global," tegas Tifatul dalam keterangannya, Kamis (9/7).

Penegasan tersebut disampaikan Tifatul saat membuka acara yang berlangsung di Kota Depok, Jawa Barat pada Selasa (7/7).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS M. Kholid dalam sambutannya memaparkan saat ini Indonesia tengah menghadapi situasi ekonomi global yang rentan, ditandai dengan fenomena 'triple deficit', yakni defisit fiskal, defisit neraca perdagangan, serta defisit neraca pembayaran.

Kholid menyampaikan sebagai bagian dari koalisi pemerintahan yang konstruktif, produktif, dan solutif, PKS tidak hanya mengoreksi tetapi juga hadir menawarkan solusi alternatif.

Fraksi PKS MPR bedah solusi ekonomi syariah untuk hadapi problematika perekonomian era pemerintahan Prabowo Subianto

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|