Basah Wet

15 hours ago 1

Oleh Dahlan Iskan

Basah Wet

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Semua pihak tidak jadi berangkat ke Geneva, Swiss, kemarin. Padahal Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif sudah hampir menuju bandara. Ia didampingi oleh panglima militernya, Marshal Syed Asim Munir. "Dokumen yang mestinya ditandatangani di Swiss sudah ditandatangani secara elektronik," ujar pemimpin Pakistan itu.

Sehari sebelum jadwal keberangkatan itu ibu kota Islamabad sudah siap mengantarkan sang pemimpin. Spanduk-spanduk selamat jalan bertebaran di seluruh penjuru kota. Rakyat Pakistan menjadikan pemimpin mereka pahlawan perdamaian.

Memang perdamaian ini sangat penting bagi seluruh dunia --termasuk bagi Presiden Prabowo dan kita. Terutama bagi Pakistan sendiri yang akibat perang negeri itu masuk ”ICU”.

Seluruh dunia juga mengucapkan selamat pada Shahbaz Sharif. Hanya India yang tidak. India memuji Amerika atas perdamaian itu tanpa menyebut nama Shahbaz Sharif dan Pakistan. Anda sudah tahu apa yang terjadi antara dua negara.

Sebenarnya peran Qatar juga sangat penting. Qatar sangat dipecaya oleh dua pihak. Pertemuan rahasia para pihak sering dilakukan di Qatar. Jangan lupa: Qatar yang berhasil mendapat kepecayaan Iran untuk melepas tahanan Amerika di Iran tahun 2023 lalu.

Kabarnya tanpa Qatar tidak mungkin ada kesepakatan damai. Utamanya di pasal pencairan dana Iran yang dibekukan di Barat. Iran tidak mungkin percaya pencairan uang itu bisa jadi kenyataan. Maka Qatar yang jadi penjaminnya.

Bahwa para pihak batal ke Swiss tidak ada yang mengkhawatirkannya. Perjanjian tetap berjalan. Bentuk tanda tangan hanyalah formalnya. Yang penting dua pihak sudah sepakat. Apalagi tanda tangan elektronik sama kuatnya dengan tanda tangan basah. Istilah ”tanda tangan basah” hanyalah terjemahan dari istilah hukum dalam bahasa Inggris: wet signature -- meski bisa juga disebut ink signature atau handwritten signature.

Di Amerika kekuatan hukum tanda tangan basah dan elektronik sudah sama utamanya sejak terjadinya Covid-19. Sekarang ini tanda tangan elektronik sudah lebih banyak dipakai dari yang basah.

Semua pihak tidak jadi berangkat ke Geneva, Swiss, kemarin. Padahal Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif sudah hampir menuju bandara.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|