jpnn.com, JAKARTA - Bank Mandiri memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam agenda keberlanjutan nasional melalui program Reverse Vending Machine.
Program tersebut dijalankan bersama Plasticpay sebagai bentuk sinergi yang terintegrasi lintas sektor antara industri keuangan, teknologi, dan masyarakat.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menyatakan program ini tidak sekadar menyediakan fasilitas daur ulang plastik yang disetorkan masyarakat, tetapi bisa dikonversi menjadi poin yang bisa dirupiahkan.
Sehingga setiap botol yang terkumpul menjadi bagian dari transaksi aktif yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung penguatan ekonomi hijau nasional.
"Dalam satu tahun berjalan, program ini membuktikan, pendekatan berbasis teknologi dan insentif ekonomi mampu mengubah perilaku masyarakat secara terukur," ujar Adhika dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5).
Hasilnya, hingga April 2026, satu unit mesin yang beroperasi di satu titik lokasi mencatat pengumpulan 209,53 kg plastik atau setara 11.205 botol.
Capaian tersebut berkontribusi pada penurunan jejak karbon sebesar 1.109.295 gram dan penyelamatan 177 meter persegi lahan dari risiko pencemaran.
Dari volume partisipasi itu, sebanyak 627.486 poin terdistribusi kepada pelaku daur ulang sebagai insentif langsung, menjadikan ekonomi sirkular bukan sekadar narasi keberlanjutan, melainkan aktivitas yang nyata menghasilkan nilai bagi masyarakat.

3 hours ago
1





















































