jpnn.com, JAKARTA - Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memastikan sembilan delegasi mereka yang sempat diculik otoritas Israel di perairan internasional sudah dibebaskan.
Kutip Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandy menyebut para delegasi yang ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dalam proses deportasi.
"Telah dibebaskan dari fasilitas penahanan Israel. Para delegasi saat ini sedang dalam proses deportasi," kata Harfin kepada awak media, Kamis (21/5).
Dia menyebutkan para delegasi GPCI langsung dibawa keluar dari Israel menuju Istanbul, Turki setelah dideportasi.
Namun, kata Harfin, para delegasi GPCI sempat mengalami aksi penghinaan dan pelecehan, pemaksaan posisi menyakitkan, hingga penganiayaan selama diculik otoritas Israel.
"Mengalami berbagai tindakan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi selama penahanan," katanya.
Diketahui, kapal yang membawa delegasi GPCI yang melaksanakan misi kemanusiaan Global Sumud Flotila 2.0 diintersep otoritas Israel di perairan internasional, Senin (18/5) waktu setempat.
Kapal tersebut rencananya berlayar menuju Palestina dengan membawa bantuan logistik bagi warga Gaza.

2 hours ago
2





















































