Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS

3 hours ago 2

Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi rudal Iran. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

jpnn.com, ISTANBUL - Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi melayangkan kritik tajam terhadap klaim sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Selat Hormuz.

Gharibabadi menegaskan bahwa jalur laut strategis tersebut tidak akan pernah bisa direbut hanya dengan modal cuitan media sosial, kapal induk, ataupun pidato kampanye.

Melalui pernyataan resmi pada Jumat, Iran menegaskan negaranya tidak gentar terhadap segala bentuk unjuk kekuatan dan intimidasi militer AS.

Pernyataan tersebut disampaikan Gharibabadi, Jumat, untuk menepis klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sesumbar akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah negaranya.

Wamenlu Iran itu mengatakan AS harus mengakui kekalahan strategis dan serius yang telah dideritanya dalam perang melawan Iran.

“Iran tidak takut terhadap ancaman dan tidak dapat diintimidasi oleh unjuk kekuatan,” katanya melalui unggahannya di platform media sosial X.

“Selat Hormuz itu milik Iran, sekarang milik Iran, dan akan tetap menjadi milik Iran. Selat ini hanya akan ditutup dan dibuka atas perintah Iran. Sampai kalian menerima kenyataan mengenai kekalahan kalian dan meninggalkan fantasi Anda, Iran akan terus memberlakukan blokade di Hormuz,” tambahnya.

Dalam pernyataannya sehari sebelumnya, Trump mengklaim bahwa Angkatan Laut AS sedang memberlakukan blokade penuh terhadap Selat Hormuz.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi melayangkan kritik tajam terhadap klaim sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Selat Hormuz.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|