Bahlil Mengeklaim 57 Persen SPBU sudah Menyalurkan B50

2 weeks ago 21

Bahlil Mengeklaim 57 Persen SPBU sudah Menyalurkan B50

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Implementasi mandatori B50. Ilustrasi/Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan sebanyak 57,6 persen SPBU sudah menyalurkan bahan bakar minyak jenis biodiesel B50.

Adapun Presiden RI Prabowo Subianto telah resmi meluncurkan B50. Bahkan, Prabowo menyebut Indonesia jadi negara pertama yang menerapkan B50.

“Sekarang ini sudah dipakai 57 persen dari total solar yang sudah jalan,” ujar Bahlil di  Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).

Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tentang Kewajiban Pencampuran Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dengan Bahan Bakar Minyak Solar Sebesar 50 persen, mencantumkan masa transisi bagi badan usaha bahan bakar minyak yang masih memiliki persediaan bahan bakar nabati jenis biodiesel untuk pencampuran sebesar 40 persen atau B40.

Badan usaha yang masih memiliki persediaan B40 diberi kesempatan untuk menyalurkan bahan bakar tersebut sampai dengan tanggal 30 September 2026, sesuai dengan standar dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Bahlil menyebut penyaluran B50 dibidik untuk mencapai 100 persen setelah 30 September 2026.

“Nanti setelah transisi, semuanya sudah pakai B50,” ujar Bahlil.

Berdasarkan paparan Kementerian ESDM, sebanyak 3.696 SPBU biosolar sudah menyalurkan B50. Kemudian, itu, sebanyak 2.716 SPBU dari 6.412 SPBU biosolar masih menyalurkan B40.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan sebanyak 57,6 persen SPBU sudah menyalurkan bahan bakar minyak jenis biodiesel B50.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|