jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut pemerintah tidak akan lengah menyikapi ancaman karhutla pada periode El Nino 2026-2027.
Hal demikian dikatakan Raja Juli dalam Rapat Koordinasi Khusus Pengendalian Karhutla Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (18/6).
Dia mengatakan luas karhutla saat El Nino terus menunjukkan tren penurunan dari sekitar 2,61 juta hektare pada 2015 menjadi 1,16 juta hektare pada 2023.
“Jika kami melihat perjalanan penanganan kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa siklus El Nino terakhir, ada satu hal yang patut kita syukuri, kemampuan kami dalam mengendalikan karhutla terus menunjukkan perbaikan,” kata Raja Juli, Jumat (19/6).
Menurut dia, capaian pengendalian karhutla menjadi hasil kolaborasi yang kuat berbagai pihak, mulai BMKG, BNPB, TNI-Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, hingga seluruh masyarakat.
“Karhutla bukan semata persoalan kehutanan, bukan semata persoalan lingkungan hidup, dan bukan hanya persoalan daerah tertentu," katanya.
Menhut mengingatkan kewaspadaan pemerintah harus ditingkatkan, meski grafik karhutla pada siklus El Nino menunjukkan tren penurunan.
Terlebih lagi, BMKG memprediksi musim kemarau 2026 datang lebih awal, berlangsung lama dari Juli hingga September.

1 day ago
5






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)





