Alfons Manibui DPR: E10 Perkuat Ketahanan Energi Sekaligus Mendorong Ketahanan Pangan Nasional

3 hours ago 6

 E10 Perkuat Ketahanan Energi Sekaligus Mendorong Ketahanan Pangan Nasional

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Alfons Manibui. Foto: Humas FPG DPR

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Alfons Manibui menyambut baik langkah pemerintah yang menargetkan implementasi bahan bakar minyak (BBM) campuran bioetanol 10 persen (E10) mulai tahun 2027.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan strategi penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pengembangan sektor pertanian, industri bioetanol, dan hilirisasi sumber daya dalam negeri.

Alfons mengatakan keberhasilan implementasi biodiesel hingga B50 menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mengembangkan bioetanol.

Program E10 tidak hanya bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, tetapi juga membuka peluang tumbuhnya industri berbasis komoditas pertanian seperti tebu, molases, dan singkong.

Dia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang kemudian diimplementasikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan menyiapkan mandatori E10 mulai tahun 2027.

"Ini bukan sekadar program pencampuran BBM, tetapi bagian dari strategi besar membangun kemandirian energi melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri," kata Alfons dalam keterangan tertulis pada Selasa (21/7/2026).

Menurut Alfons, pemerintah telah menyiapkan roadmap pengembangan bioetanol dengan target peningkatan kapasitas produksi hingga sekitar 1,28 juta kiloliter, didukung pembangunan 30–50 pabrik bioetanol dan pengembangan sekitar 920 ribu hektare lahan sebagai sumber bahan baku.

Langkah tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun industri bioetanol nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui menyambut baik langkah pemerintah yang menargetkan implementasi BBM campuran bioetanol 10 persen (E10) mulai tahun 2027

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|