jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks parlemen DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu.
Prabowo mengatakan Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi global yang penuh konflik, ketegangan, dan ketidakpastian.
Karena, peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa, di Timur Tengah.
“Walaupun jauh dari kita, tetapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita," kata Prabowo dalam pidatonya yang dipantau dari tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, Rabu.
Oleh karena itu, Kepalan negara berpendapat harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara.
Prabowo menyampaikan dirinya telah disumpah di hadapan rakyat dan lembaga negara untuk menjalankan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, termasuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, memajukan kesejahteraan dan kecerdasan bangsa, serta menjaga peran Indonesia dalam perdamaian dan ketertiban dunia.
“Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen keuangan negara, melainkan alat perjuangan bangsa,” ujar Prabowo.
Dia menegaskan APBN alat untuk melindungi rakyat, memperkokoh sendi ekonomi nasional, memastikan kesejahteraan warga negara, dan menjadi pedoman perjalanan bangsa ke depan.

3 hours ago
1





















































