jpnn.com - JAKARTA – Muncul isu yang mengabarkan Ketua MPR RI Ahmad Muzani disiapkan untuk diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menggantikan Tito Karnavian.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menepis isu tersebut.
"Jangan bikin isu. Gimana, kan, enggak masuk itu, secara logika umum kan ya, agak kurang ketemu juga, kan," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/8).
Hal itu disampaikan Mensesneg merespons alasan di balik pergantian posisi Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, dari yang sebelumnya dijabat Ahmad Muzani untuk diberikan kepada Sugiono yang merupakan Menteri Luar Negeri RI.
Dia pun mengaku heran dengan munculnya isu Muzani akan diangkat sebagai mendagri. Menurutnya, isu yang berkembang tersebut kurang masuk logika.
"Dia sekarang kan Ketua MPR, masa kemudian menjadi menteri? Kan, agak kurang masuk itu," tuturnya.
Mensesneg juga menepis argumentasi yang menyebut pergantian Sekjen DPP Partai Gerindra dari Ahmad Muzani kepada Sugiono dalam rangka menjaga marwah kesetaraan posisi Muzani yang duduk sebagai Ketua MPR RI dengan Presiden, sebab posisi sekjen dalam struktur partai berada di bawah Ketua Umum DPP Partai Gerindra yang dijabat Presiden Prabowo Subianto.
Prasetyo menegaskan bahwa pergantian Sekjen Partai Gerindra dari Muzani ke Sugiono didasari perlunya regenerasi struktur Partai Gerindra periode 2025–2030.