jpnn.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.496 hektare lahan yang terbakar di Papua Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, mengeklaim karhutla yang melanda wilayah Papua Barat telah relatif terkendali.
Namun, hingga saat ini masih ditemukan titik asap di wilayah tersebut.
"Hotspot yang ditemukan itu atau titik panas yang ditemukan itu sebanyak 20 titik. Titik api sebanyak 5 titik, jarak pandang sekitar 7 sampai 10 kilometer,” ucap Berton, pada Senin (31/8).
Menurut dia, penanganan karhutla di Papua Barat dilakukan dengan operasi udara.
Namun, BNPB menghentikan sementara operasi darat yang dilakukan di wilayah tersebut lantaran tidak ada akses.
Berton menjelaskan, upaya yang dilakukan adalah dengan water bombing menggunakan tiga unit helikopter. Total air yang telah diterjunkan saat water bombing sebanyak 662.000 liter air.
Meski begitu, operasi udara yang dilakukan juga terkendala vegetasi tinggi dan lebat.

2 hours ago
2





















































