jpnn.com, JAKARTA - Kebijakan bekerja dari rumah (WFH) sehari sepekan setiap Jumat akan dilanjutkan selama dua bulan ke depan, menyusul hasil evaluasi positif.
Kendati berlanjut, pemerintah mencatat sejumlah poin penting untuk mengoptimalisasi kebijakan yang diterapkan kepada ASN tersebut.
Adapun di antaranya penyesuaian pola koordinasi kerja antarunit dan antarinstansi serta penguatan budaya kerja digital.
Setiap instansi didorong memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, meskipun menerapkan pola kerja fleksibel.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini menyatakan implementasi fleksibilitas kerja harus makin matang.
"Tidak hanya fleksibel dalam tempat bekerja, tetapi juga makin kuat dari sisi tata kelola, koordinasi, dan pencapaian kinerja organisasi," kata Rini dalam keterangan tertulis, dikutip pada Sabtu (30/5).
Rini menegaskan transformasi budaya kerja perlu ditopang oleh fondasi Digital Public Infrastructure (DPI).
Mencakup identitas digital, pertukaran data antarinstansi, dan pembayaran digital pemerintah.

5 hours ago
1










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485697/original/029038600_1769524103-9.jpg)










