jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan laporan kinerja 21 bulan kepemimpinannya dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2026.
Dalam pidatonya, Kepala Negara memberikan perhatian khusus pada pembenahan sektor Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.
Prabowo mengungkapkan saat ini tercatat ada sekitar 5.074 entitas BUMN termasuk anak hingga cicit perusahaan.
Beliau mengkritik keras kinerja banyak BUMN yang dianggap bekerja seenaknya tanpa tanggung jawab kepada bangsa.
Pemerintah tengah mempertimbangkan pembentukan pengadilan ad hoc khusus untuk mengusut pengurus direksi BUMN dari masa lalu.
Presiden Prabowo mengaku sedih melihat banyak perusahaan negara yang terus melaporkan kerugian setiap tahunnya.
Kritik tajam juga dilayangkan kepada manajemen BUMN yang diduga sering memalsukan laporan keuangan agar terlihat mendapatkan keuntungan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah secara resmi telah menutup sebanyak 290 BUMN yang tidak produktif.

2 weeks ago
13












































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)








