jpnn.com, JAKARTA - Tokoh Pemuda Papua Natan Kuwan meminta pemerintah mempertimbangkan kondisi dari suatu daerah khususnya, Tanah Papua dalam menerapkan kebijakan.
Salah satunya adalah efisiensi dana desa yang disalurkan ke Papua.
“Yang menjadi titik utama dari kerusuhan adalah pengurangan dana desa yang dilakukan pusat atas dasar efisiensi,” ujar Natan.
Wakil Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang itu juga meminta pemerintah mencari solusi sehingga kebijakan efisiensi dana tidak berujung menjadi sebuah kerusuhan.
“Dengan penerapan efisiensi, berarti pemerintah belum fokus memperhatikan Papua sebagai wilayah yang perlu di akselerasi. Papua butuh akselerasi bukan efisiensi,” ucap Natan.
Menurut Natan, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 secara menyeluruh pemerintah perlu memiliki framework untuk mengakselerasi Papua.
“Jika Papua tidak diakselerasi maka Indonesia Emas mungkin hanya akan dinikmati pulau-pulau di luar Papua,” lanjut Natan.
Natan juga menegaskan di momen menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia pemerintah seharusnya merefleksi apa saja peran penting dalam membangun tanah Papua.

2 hours ago
2






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5178598/original/058171600_1743354239-Lucas_Frigeri_perpanjang_kontrak_bersama_Arema_1_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975812/original/006754600_1729569212-10.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562206/original/086517200_1776814820-1000840473.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5296325/original/012442900_1753573688-Launching_Persijap_Jepara-1.jpg)