jpnn.com, NUSA TENGGARA TIMUR - Tiga masjid darurat dibangun untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan tersebut dilakukan oleh tim Baznas Tanggap Bencana (BTB).
Ketiga masjid darurat itu berada di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan pembangunan masjid darurat dilakukan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat yang kehilangan sarana ibadah akibat kerusakan bangunan pascagempa.
"Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Saat ini Baznas terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini," kata Sodik dalam keterangan tertulis, Minggu (23/8).
Menurut Sodik, gempa tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga sejumlah masjid yang selama ini digunakan masyarakat untuk beribadah. Kondisi tersebut membuat aktivitas keagamaan warga ikut terganggu selama masa pemulihan.
Sementara itu, personel BTB Deden Nurjaman mengatakan salah satu masjid darurat dibangun di halaman Masjid Darul Arqam Talage, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.
Bangunan masjid tersebut mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat digunakan untuk beribadah.
Masjid darurat berukuran 10 x 12 meter tersebut dibangun secara gotong royong bersama warga setempat.

6 days ago
5









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)











