jpnn.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore melemah.
IHSG ditutup melemah 16,35 poin atau 0,28 persen ke posisi 5.886,03. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,64 poin atau 0,45 persen ke posisi 586,84.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim seiring investor melakukan aksi profit taking (ambil untung) dipicu kekhawatiran meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
“IHSG ditutup melemah di tengah profit taking dan sentimen eksternal,” ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Investor mengurangi eksposur ke aset berisiko (risk off) seiring koreksi tajam indeks di Wall Street, Amerika Serikat (AS), kenaikan harga minyak, pelemahan harga emas, serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Selain itu, investor melakukan aksi profit taking (ambil untung), setelah IHSG mengalami penguatan signifikan selama dua hari berturut-turut pada Selasa (09/06) dan Rabu (10/06).
Perdagangan sesi II pada Kamis (11/06), pelemahan IHSG berkurang setelah dilaporkan bahwa Amerika Serikat (AS) telah menyelesaikan serangan terhadap Iran dan terjadi pelemahan pada harga minyak dunia.
Selain itu, katalis positif juga berasal dari rencana pemerintah yang akan melakukan efisiensi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

5 hours ago
1
















































.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495504/original/079773400_1770373061-Ze_Valente.jpg)



