Tak Lagi Terbengkalai, Lahan di Pulau Kundur Kini Jadi Sumber Harapan Baru

9 hours ago 4

Tak Lagi Terbengkalai, Lahan di Pulau Kundur Kini Jadi Sumber Harapan Baru

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kelompok warga “Tuah Bersatu” perlahan membangun sumber penghasilan baru, dari budi daya ikan kakap putih hingga usaha turunan yang dikelola bertahap. Foto: Mind ID

jpnn.com, JAKARTA - Banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca.

Ketika laut tenang, rezeki mengalir. Saat ombak tinggi, pemasukan bisa berhenti.

Dari isu tersebut, lahir kebutuhan untuk membangun usaha alternatif yang tetap berpijak pada potensi desa, agar ekonomi keluarga tidak hanya bertumpu pada satu sumber.

Tepatnya di Desa Sawang Laut, Pulau Kundur, Kepulauan Riau, lahan pesisir yang dulu terbengkalai kini mulai hidup kembali.

Kelompok warga “Tuah Bersatu” perlahan membangun sumber penghasilan baru, dari budi daya ikan kakap putih hingga usaha turunan yang dikelola bertahap.

Ketua Kelompok Tuah Bersatu, Amran (46), bercerita inisiatif ini berangkat dari kegelisahan warga yang selama ini hanya bergantung pada hasil tangkapan laut.

“Dulu kami ini nelayan, habis melaut ya sudah, istirahat. Tidak ada kegiatan lain. Dari situ kami berpikir bagaimana ada tambahan penghasilan,” ungkap Amran.

Berbekal lahan kosong di pesisir, kelompok ini mulai merintis budi daya kakap putih pada 2022 dan mulai berjalan aktif sejak 2023.

Kelompok warga “Tuah Bersatu” perlahan membangun sumber penghasilan baru, dari budi daya ikan kakap putih hingga usaha turunan yang dikelola bertahap.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|