jpnn.com, JAKARTA - Rien Wartia Trigina alias Erin tidak hanya membantah tudingan penganiayaan terhadap Asisten Rumah Tangga (ART).
Dia juga membeberkan dugaan pelanggaran privasi yang dilakukan oleh ARTnya tersebut.
Menurutnya, dirinya sudah sempat komplain ke pihak penyalur dan meminta agar ART itu diganti, karena menurutnya, ART itu bermasalah.
Pasalnya, ART itu merekam seisi rumah hingga kegiatan anak-anak Erin, tanpa seizinnya sebagai pemilik rumah.
"Jadi sebelumnya memang pembantu itu sudah bermasalah dan saya sudah komplain. Dia kerja di rumah satu minggu, itu saya sudah komplain ke penyalurnya bahwa saya sudah minta ganti," ungkap Erin di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5).
"Jadi yang paling krusial adalah dia melakukan konten ke media sosial si ART itu, milik pribadinya dia sendiri tentang isi rumah. Jadi privasi isi rumah saya dan anak-anak tuh divideo-videoin, kegiatannya anak-anak, terus mobil saya, rumah saya seisi rumah, dari tampak depan, belakang," sambungnya.
Tidak hanya itu, Erin menyebut bahwa ART tersebut juga merekam kendaraan pribadi miliknya dengan memperlihatkan pelat nomor secara jelas.
"Kami juga memiliki videonya bahwa dia meng-upload plat nomornya semua terlihat jelas. Nah ini video-videonya dia ada mobil di rumah, dia fotoin, videoin, terus seisi rumah," ucapnya.

2 hours ago
2




















































