Soal Rencana Prabowo Ikut KTT BoP, Pakar Singgung Negosiasi Limitasi Pelibatan TNI di ISF

9 hours ago 1

Soal Rencana Prabowo Ikut KTT BoP, Pakar Singgung Negosiasi Limitasi Pelibatan TNI di ISF

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Prabowo saat pertemuan Board of Peace di Davos, Swiss. Foto: Mandel Ngan/AFP

jpnn.com - Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas menyebut Presiden RI Prabowo Subianto perlu menegosiasikan limitasi pelibatan TNI dalam International Stabilization Force (ISF).

Negosiasi itu bisa dilakukan saat Kepala Negara ketika hadir dalam KTT Board of Peace (BoP) yang diselenggarakan di AS, pada 19 Februari 2026.

"Presiden Prabowo memiliki ruang untuk bernegosiasi secara langsung terkait limitasi pelibatan TNI dalam ISF," kata Anton melalui layanan pesan, Minggu (15/2).

Pakar hubungan internasional itu mengatakan improvisasi misi TNI selama di Gaza dapat dilaksanakan jika Indonesia terlibat dalam pembuatan dan penyiapan aturan main perihal ISF sejak awal.

"Ini menjadi penting guna memitigasi potensi TNI di-fait accompli saat menjalankan tugas di Gaza, apalagi sejauh ini, belum banyak negara yang menyatakan kesiapan mengirimkan pasukan militer ke misi ISF," katanya.

Diketahui, Indonesia telah menyatakan kesiapan mengirim 5-8 ribu pasukan militer dalam bendera ISF di bawah bendera BoP.

Anton menuturkan detail aturan main terkait ISF belum banyak disepakati. Merujuk Resolusi 2803, pasukan dari organisasi itu akan berperan dalam memastikan proses demiliterisasi.

Termasuk, kata Anton, dalam misi pelucutan senjata dan memastikan penarikan mundur tentara Israel atau IDF dari Gaza.

Presiden RI Prabowo Subianto perlu menegosiasikan limitasi pelibatan TNI dalam ISF ketika hadir KTT BoP pada 19 Februari.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|