jpnn.com, JAKARTA - Perawatan luka tidak berhenti ketika luka sudah tertutup. Proses penyembuhan masih berlanjut dan perlu diperhatikan untuk mencegah terbentuknya bekas luka atau scar.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam First Aid Conference (FAC) 2026 yang digelar Hansaplast di Bengkel Space, Fairgrounds SCBD, Jakarta, Sabtu (12/9).
FAC 2026 mengusung tema 'Complete Wound Care: Comprehensive Management of Acute Wounds and Scar Therapy'.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber untuk membahas penanganan luka secara komprehensif, mulai dari perawatan luka akut hingga pencegahan dan terapi scar.
Dalam sesi diskusi yang dipandu moderator, 4 narasumber secara bergantian membahas pentingnya penanganan luka secara tepat dan berkelanjutan.
Pembahasan mencakup pemilihan produk, konseling apoteker, perlindungan luka setelah tertutup, hingga upaya mencegah terbentuknya scar.
Dr. apt. Lusy Noviani menekankan pentingnya pemilihan produk perawatan luka yang tepat serta konseling dari apoteker. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi bagian penting dalam membantu proses pemulihan luka.
“Luka bisa disembuhkan, pulih seperti sedia kala dengan pemilihan produk yang tepat dan konseling apoteker yang tepat,” kata Dr. apt. Lusy Noviani di Bengkel Space, Fairgrounds SCBD, Jakarta, Sabtu (12/9).

4 hours ago
4
















.jpeg)




































