jpnn.com - JAKARTA - Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Piala Super Prancis setelah mengalahkan Marseille lewat adu penalti pada partai final di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Ardiya, Kuwait, Kamis malam waktu setempat.
Pelatih PSG Luis Enrique mengatakan bahwa Marseille menyulitkan timnya pada pertandingan ini, terlebih mereka tidak bermain seperti biasanya.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menambahkan bahwa pertandingan ini sangat sulit dan Marseille benar-benar memberikan ujian bagi Vitinha serta kolega.
“Pertandingan ini sulit,” kata Enrique dikutip dari laman resmi klub, Jumat (9/1).
Namun demikian, Enrique memuji semangat tim asuhannya yang bertarung hingga adu penalti untuk mengalahkan Marseille dan menjadi juara Piala Super Prancis.
Mampu menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal, kata Enrique, hal itu menunjukkan karakter dan mentalitas PSG yang tak akan menyerah hingga detik terakhir.
"Kami bertarung hingga menit terakhir, dan saya pikir pada akhirnya adu penalti sedikit membawa keberuntungan bagi kami! Kami sangat senang, tim sangat senang, dan ini penting bagi para pendukung kami,” ungkapnya.
Pada pertandingan ini kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal, selanjutnya PSG berhasil memenangkan laga melalui adu penalti dengan skor 4-1.

17 hours ago
1





















































