jpnn.com, NAGREG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyatakan, puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah di jalur selatan Nagreg sudah terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam atau H+3 Lebaran.
Sebanyak 149.030 kendaraan melintasi jalur Nagreg dari arah Garut/Tasikmalaya menuju Bandung dalam 24 jam, dan angkanya terus bertambah hingga pagi hari ini.
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi mengatakan, peningkatan volume kendaraan sudah terjadi di jalur Nagreg sejak H+1 Lebaran.
Rincian datanya, pada H+1 atau Minggu (22/3) jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 103.427, kemudian keesokan harinya melonjak signifikan menjadi 148.266. Lalu, pada H+3 atau Selasa kemarin, jumlah kendaraan pemudik yang kembali ke Bandung via Nagreg naik seribuan angka.
"Kalau dilihat dari data H+3 kemarin, arus balik yang terjadi menurut prediksi kami sudah menjadi puncaknya," kata Ruddy saat dihubungi, Rabu (25/3).
Menurutnya, volume kendaraan yang melintas setelah puncakya malam tadi, akan melandai hingga Jumat nanti.
Sabtu dan Minggu ini diprediksi akan kembali terjadi puncak arus balik gelombang kedua. Namun begitu, kata Ruddy, jumlahnya tidak akan sebanyak seperti di H+3.
"Nanti di hari Sabtu menjadi puncak arus balik kedua, Menurut prediksi kami nilai ataupun jumlah kendaraannya tidak akan melampaui jumlah kendaraan yang terjadi di H+3 kemarin," tuturnya.

4 hours ago
6





















































