jpnn.com, JAKARTA TIMUR - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan tiket kereta cepat Whoosh mencapai 13 ribu perjalanan lebih pada masa arus balik Lebaran 2026, Rabu siang.
"Hari ini, penumpang yang berangkat dari arah Padalarang maupun Tegalluar Summarecon masih cukup tinggi. Sampai dengan pagi ini saja, tiket yang sudah terjual ke berbagai tujuan mencapai sekitar 13 ribu tiket," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti di Stasiun KCIC, Jakarta Timur, Rabu.
Emir menyebut memasuki hari kelima Lebaran 2026 ini, arus balik penumpang Kereta Cepat Whoosh masih menunjukkan tren tinggi. Artinya, banyak warga yang mulai kembali ke Jakarta dan sekitarnya.
Lonjakan penumpang masih didominasi dari arah Padalarang dan Tegalluar Summarecon menuju Halim. Volume keberangkatan dari kedua stasiun tersebut terpantau padat sejak pagi hari.
Menurut Emir, tingginya angka penjualan tiket tersebut menjadi indikasi bahwa arus balik Lebaran masih berlangsung aktif, meskipun puncak sementara telah terjadi sehari sebelumnya.
Pada Senin (24/3), KCIC mencatat jumlah penumpang Whoosh mencapai lebih dari 24 ribu orang dalam sehari. Angka ini menjadi puncak sementara selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
"Dari total itu, sekitar 14 ribu penumpang merupakan pengguna yang bergerak dari Padalarang dan Tegalluar Summarecon menuju Stasiun Halim," ucap Emir.
Tingginya minat warga, kata Emir terlihat dari habisnya tiket perjalanan Whoosh untuk rute Padalarang–Halim sejak siang hingga keberangkatan terakhir pada hari tersebut.

3 hours ago
2





















































