Fakta soal Fundamental Ekonomi RI di Balik Narasi Cadangan Devisa

2 hours ago 3

Fakta soal Fundamental Ekonomi RI di Balik Narasi Cadangan Devisa

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi cadangan devisa Indonesia. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Pakar Ekonomi sekaligus Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan menilai Indonesia saat ini terlena dengan narasi kekuatan ekonomi, yang dianggap tidak sesuai fakta. 

Pemerintah acapkali mendengungkan cadangan devisa mencapai USD 150 miliar dan struktur utang jangka panjang membuat posisi Indonesia aman.

Namun, Anthony menegaskan anggapan tersebut menyesatkan. 

Menurutnya, fundamental ekonomi nasional, baik dari sisi fiskal, moneter, maupun nilai tukar, saat ini berada dalam kondisi sangat lemah atau rapuh.

“Indonesia terlena—atau tepatnya, diterlena—oleh narasi bahwa ekonomi Indonesia kuat, cadangan devisa besar, mencapai lebih dari 150 miliar dolar AS, dan struktur utang aman karena didominasi tenor jangka panjang,” ujar Anthony Budiawan dalam opini tertulis, dikutip Rabu (25/3).

Anthony menambahkan posisi Indonesia saat ini sering dianggap lebih baik dibandingkan menjelang krisis 1997. 

Namun, Anthony melihat ada gelembung yang menutupi realitas sebenarnya di dalam angka-angka cadangan devisa tersebut.

Menurut Anthony, cadangan devisa Indonesia memang besar secara angka, tetapi terisi akumulasi utang luar negeri. 

Pakar Ekonomi menilai Indonesia saat ini terlena dengan narasi kekuatan ekonomi, yang dianggap tidak sesuai fakta.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|