jpnn.com, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto menyebut penyidik menjadwalkan ulang proses pemeriksaan terhadap perwakilan taksi Green SM demi mengungkap penyebab kasus tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
"Ditunda sampai hari Selasa, 5 Mei 2026," ujarnya kepada wartawan Senin (4/5).
Diketahui, 16 jiwa meninggal dan puluhan luka-luka akibat tabrakan Commuter Line dengan kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) kemarin.
Penyidik di Polda Metro Jaya mulanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap perwakilan taksi Green SM pada Senin ini, tetapi dijadwalkan ulang.
Selain perwakilan taksi Green SM, pemeriksaan terhadap petugas pengawas hingga petugas sinyal dan telekomunikasi juga ikut bergeser.
Penyidik di Polda Metro Jaya baru akan meminta keterangan terhadap mereka pada Jumat (8/5) besok.
Budi menuturkan penyidikan untuk mengungkap penyebab tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur tak berhenti.
Sejumlah instansi tetap hadir memenuhi panggilan penyidik, mulai dari Dinas Bina Marga Kota Bekasi, Dinas Pekerjaan Umum Kota Bekasi, Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, hingga Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

2 days ago
3




















































