Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi

2 hours ago 2

Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

LPEM FEB UI merilis hasil riset yang menunjukkan bahwa layanan pinjaman daring (pindar), mengkaji AdaKami sebagai studi kasus, berperan sebagai bantalan keuangan bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi tekanan ekonomi. Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) merilis hasil riset yang menunjukkan bahwa layanan pinjaman daring (pindar), mengkaji AdaKami sebagai studi kasus, berperan sebagai bantalan keuangan bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi tekanan ekonomi.

Studi ini mengungkap, akses pembiayaan digital membantu rumah tangga menjaga konsumsi, mengelola risiko keuangan, serta menghindari penjualan aset produktif di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.

Dalam perekonomian Indonesia, konsumsi rumah tangga merupakan penggerak utama pertumbuhan dengan kontribusi lebih dari 54 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Untuk menjaga aktivitas konsumsi tersebut, akses pembiayaan yang inklusif dan terjangkau sangat dibutuhkan. Salah satu sektor yang berperan memenuhi kebutuhan ini adalah industri pinjaman daring (pindar) yang penggunaannya terus meningkat di tengah masyarakat Indonesia.

Kinerja industri pindar juga menunjukkan tren pertumbuhan positif, seperti terungkap dalam data OJK:

- Nilai penyaluran pindar (outstanding) per Februari 2026 mencapai Rp100,69 triliun, tumbuh 25,75 persen secara tahunan (Januari 2026: 25,52 persen).
- Tingkat risiko kredit macet agregat (TWP90) terjaga di level 4,54 persen (Januari 2026: 4,38 persen).

Studi terbaru LPEM FEB UI menunjukkan bahwa pindar, mengambil studi kasus AdaKami, berperan menjadi bantalan keuangan yang membantu masyarakat dalam mengelola risiko keuangan dan menjaga konsumsi rumah tangga.

Menanggapi temuan tersebut, Direktur Keuangan AdaKami Valentina Juveline menyampaikan bahwa pembiayaan digital, ketika dijalankan dengan tata kelola dan manajemen risiko yang baik, mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Studi terbaru LPEM FEB UI menunjukkan bahwa pindar, mengambil studi kasus AdaKami, berperan menjadi bantalan keuangan yang membantu masyarakat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|