jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berjanji Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan menanggung biaya pendidikan siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri melalui kerja sama sekolah swasta pada tahun ajaran 2026-2027.
Dia mengungkapkan, berdasarkan data Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB), saat ini terdapat sekitar 444.000 siswa yang telah terpetakan dalam sistem.
"Dari data siswa yang terpetakan melalui entry data PCMB itu ada 444 ribu siswa yang sudah terpetakan," kata Dedi, Sabtu (13/6/2026).
Dari pemetaan tersebut, Pemprov Jabar menemukan potensi sekitar 70.000 siswa yang belum dapat terakomodasi di sekolah negeri.
"Dari peta tersebut kami sudah bisa membaca ada potensi 70 ribu siswa yang belum bisa terakomodasi di sekolah negeri," ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan itu, Pemprov Jabar menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta agar seluruh siswa tetap memperoleh akses pendidikan.
Menurutnya, siswa yang bersekolah di sekolah swasta mitra pemerintah tidak perlu khawatir mengenai biaya pendidikan karena seluruh pembiayaannya akan ditanggung Pemprov Jabar.
"Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah swast, dan sekolah swasta yang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, siswa yang bersekolah di situ terhitung tahun ajaran 2026-2027 biayanya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat," tuturnya.

3 hours ago
3















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495504/original/079773400_1770373061-Ze_Valente.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)


