Pertamax Tembus Rp16 Ribu, Driver Ojol Cemas, Berat

6 hours ago 3

Pertamax Tembus Rp16 Ribu, Driver Ojol Cemas, Berat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi ojek online alias ojol. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - BANDUNG - Pertamina Patra Niaga telah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. 

Harga Pertamax (RON 92) naik dari sebelumnya Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Pertamax Green 95 dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter. 

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap. Harga Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini turut memicu kekhawatiran para pekerja, terutama pengemudi ojek online (ojol). 

Para driver khawatir, harga BBM subsidi jenis Pertalite nantinya ikut mengalami kenaikan. 

"Iya khawatir, takut ramai lagi kaya dulu. Kalau bisa jangan naik, tetapi turun harganya," kata Fahmi (75), driver ojol, di Jalan Burangrang, Kota Bandung, Kamis (11/6).

Dalam sehari, Fahmi rutin mengisi bahan bakar sebesar Rp40 ribu hingga Rp45 hari untuk kendaraannya.

Dengan kenaikan Pertamax ini, bukan tidak mungkin akan berdampak pada meroketnya harga bahan baku lainnya. 

Kekhawatiran driver ojol akan kenaikan harga Pertalite, setelah pemerintah menyesuaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|