Perkuat Logistik Lintas Batas, ASDP Dorong Konektivitas RoRo Batam–Johor

2 weeks ago 7

Perkuat Logistik Lintas Batas, ASDP Dorong Konektivitas RoRo Batam–Johor

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

ASDP sedang membahas rencana pengembangan layanan Roll-on/Roll-off (RoRo) Batam–Johor yang menghubungkan Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam dengan Terminal Feri Tanjung Belungkor, Johor. Foto dok ASDP

jpnn.com, JOHOR BAHRU - Direktur Operasi dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Lasse mengatakan berbagai persiapan dan koordinasi terus dilakukan dengan para pemangku kepentingan untuk memperkuat konektivitas Indonesia–Malaysia.

Peluang tersebut tengah didorong melalui rencana pengembangan layanan Roll-on/Roll-off (RoRo) Batam–Johor yang menghubungkan Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam dengan Terminal Feri Tanjung Belungkor, Johor.

Dengan jarak sekitar 27 mil laut, koridor ini memiliki posisi strategis untuk mendukung pergerakan penumpang, kendaraan, dan angkutan kargo secara lebih terintegrasi.

Layanan tersebut ditargetkan bisa mulai beroperasi pada pertengahan 2027, dengan tetap memperhatikan kesiapan infrastruktur, pemenuhan regulasi, serta persetujuan pemerintah Indonesia dan Malaysia.

“Kami berharap layanan RoRo Batam–Johor dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun depan. Namun, realisasinya tentu membutuhkan kesiapan dan kolaborasi seluruh pihak, khususnya terkait regulasi, infrastruktur, serta penyelarasan proses lintas batas kedua negara,” ujar Rio.

Dari sisi infrastruktur, fasilitas Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam telah tersedia, sementara fasilitas di Tanjung Belungkor masih memerlukan sejumlah peningkatan untuk mendukung rencana pengoperasian layanan RoRo.

Kehadiran layanan RoRo menawarkan proses logistik yang lebih sederhana karena kendaraan beserta muatannya dapat langsung masuk ke kapal (roll-on), diangkut melalui laut, kemudian keluar di pelabuhan tujuan (roll-off).

Pengembangan koridor Batam–Johor sejalan dengan hasil 13th Annual Consultation Indonesia–Malaysia pada 29 Juli 2025, yang menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat konektivitas lintas batas, termasuk melalui layanan RoRo, guna mendukung perdagangan, investasi, pariwisata, dan integrasi logistik.

ASDP memandang keberhasilan pengembangan koridor Batam–Johor membutuhkan empat fondasi utama, yakni tata kelola, regulasi, infrastruktur, dan pasar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|