Penjelasan Menkeu Purbaya Sebut Panda Bond Lebih Menarik dari Dim Sum Bond

4 hours ago 2

Penjelasan Menkeu Purbaya Sebut Panda Bond Lebih Menarik dari Dim Sum Bond

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) memberikan keterangan pers dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/5/2026). (ANTARA/Imamatul Silfia)

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah bersiap menerbitkan Panda Bond pada bulan depan sebagai bagian dari strategi pembiayaan, dengan proyeksi imbal hasil yang lebih rendah dibandingkan Dim Sum Bond yang telah dirilis sebelumnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa surat utang global berdenominasi Yuan, atau yang dikenal sebagai Panda Bond, memiliki daya tarik yang lebih besar dibandingkan Dim Sum Bond. Hal ini disebabkan oleh penawaran imbal hasil (yield) yang dinilai lebih kompetitif bagi pemerintah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan surat utang global berdenominasi Yuan atau Panda Bond memiliki daya tarik yang lebih besar dari Dim Sum Bond lantaran menawarkan imbal hasil (yield) yang lebih kompetitif.

Panda Bond rencananya diterbitkan bulan depan, sedangkan Dim Sum Bond dirilis pada Oktober 2025.

Purbaya saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa Panda Bond nantinya akan menawarkan imbal hasil yang lebih rendah dibandingkan Dim Sum Bond.

Imbal hasil Dim Sum Bond sebelumnya berkisar pada rentang 2,5 persen hingga 2,9 persen. Sementara saat ini, penawaran imbal hasil di pasar keuangan China berada pada rentang 2,3 persen hingga 2,5 persen.

Namun sejauh ini, pihaknya belum menentukan target jumlah penerbitan Panda Bond. Ia hanya memberikan arahan kepada Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto untuk membuka penawaran Panda Bond dalam jumlah besar bila menerima penawaran masuk tinggi.

Penerbitan obligasi ini, katanya, bakal menambah diversifikasi portofolio RI sehingga mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap dolar AS.

Pemerintah bersiap menerbitkan Panda Bond pada bulan depan sebagai bagian dari strategi pembiayaan, dengan proyeksi imbal hasil lebih rendah dibanding Dim Bond.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|