jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Sintesa Strategi Indonesia (SSI) Ikrama Masloman menyebut pembicaraan mengenai elektabilitas kandidat menuju Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2029 masih terlalu dini.
Menurut dia, periode beberapa tahun ke depan lebih tepat dilihat sebagai fase audisi kinerja bagi kepala daerah.
"Ini masih fase audisi kinerja. Ini semua melihat kinerja di satu sisi, termasuk berbagai program dan kebijakan yang dijalankan. Semua juga melihat kinerja dari sudut pandang komunikasi,” kata Ikrama kepada awak media dikutip Selasa (22/9).
Dia menuturkan Jatim memiliki karakter kewilayahan dan sosial yang beragam, mulai dari Mataraman, Arek, Tapal Kuda, Madura hingga Pantura.
Menurut Ikrama, figur yang ingin berkembang ke tingkat provinsi perlu membangun penerimaan yang lebih luas dari basis daerah asalnya.
Dalam konteks tersebut, Ikrama menyebut Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio sebagai salah satu kepala daerah yang menarik untuk diamati.
Menurut Ikrama, posisi Mas Rio sebagai kepala daerah kawasan Tapal Kuda memberikan basis kewilayahan awal.
Dia juga mengatakan komunikasi publik Mas Rio di sisi lain juga dilakukan melalui berbagai kanal dan menjadi bagian lain yang dapat diamati dari perjalanan seorang kepala daerah.

2 hours ago
1




















































