jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mulai melakukan penataan di kawasan wisata Puncak, tepatnya di Desa Ciloto, Cipanas.
Penertiban sebelumnya sudah dilakukan pada Mei lalu terhadap puluhan kios dan bangunan liar.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya memberikan kompensasi sebesar Rp10 juta untuk para pedagang yang terdampak penggusuran.
"Tahap pertama, hari ini selesaikan dulu saja memberikan kompensasi untuk mereka, untuk biaya hidup dan untuk modal usaha baru," kata Dedi di Bandung, Jumat (19/6/2026).
"Jadi, kalau ngomong Rp10 juta kecil, uang Rp10 juta bagi mereka yang pintar usaha, itu bisa berkembang menjadi besar," lanjutnya.
Dedi menuturkan kepada para pedagang yang terdampak, pemerintah juga tengah mengkaji rencana perekrutan sebagai petugas kebersihan di kawasan wisata Puncak itu.
"Selama ini juga kami tindak lanjuti, kami yang jelas memerlukan tenaga kerja kebersihan jalan. Karena di ruas jalan itu diperlukan dan nanti yang bersedia bisa menjadi tenaga kerja kebersihan jalan," jelasnya.
Selain petugas kebersihan, Dedi juga mengusulkan agar warga yang terdampak itu bisa bekerja di bidang garmen di sekitar Cipanas.

4 hours ago
4





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)





