Penampakan Gedung Sate yang Baru Direvitalisasi dengan Biaya Rp 15 M

4 hours ago 4

Penampakan Gedung Sate yang Baru Direvitalisasi dengan Biaya Rp 15 M

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wajah baru kawasan Gedung Sate setelah direvitalisasi, Senin (17/8/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat merampungkan revitalisasi atau penataan kawasan Gedung Sate yang terletak di Jalan Gasibu, Kota Bandung.

Kawasan yang menggabungkan area Lapangan Gasibu dengan Gedung Sate itu resmi dibuka untuk umum pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia atau Senin (17/8/2026).

Setelah ditata ulang, kawasan Gedung Sate kental bernuansa zaman kerajaan di Indonesia. Pengunjung seperti diajak ke zaman tempo dulu yang punya gaya arsitektur tradional nusantara.

Jalan Diponegoro kini tidak lagi menggunakan aspal, tetapi diganti dengan batu andesit untuk memperkuat kesan kawasan heritage. Kemudian ada gapura di sisi barat dan timur kawasan.

Lapangan Gasibu di sisi utara Gedung Sate pun kini dipasang seperti pelataran bambu. Belum diketahui, apakah pelataran tersebut bersifat permanen atau sementara.

Untuk diketahui, biaya revitalisasi dan penataan kawasan Plaza Gedung Sate yang terintegrasi dengan Jalan Diponegoro dan Lapangan Gasibu mencapai sekitar Rp 15,8 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat.

Jika ditambah dengan penataan gerbang dan pilar pada tahap sebelumnya, total anggaran penataan kawasan ini mencapai kisaran Rp 35,6 miliar.

Proyek revitalisasi ini berlangsung sejak April dan selesai pada Agustus tahun ini.

Begini penampakan kawasan Gedung Sate di Kota Bandung yang sudah selesai direvitalisasi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|