Pelaku Penganiayaan Wanita di Bandung Masih Bebas, Atalia Praratya Murka

2 hours ago 1

Pelaku Penganiayaan Wanita di Bandung Masih Bebas, Atalia Praratya Murka

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, saat ditemui di Kota Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Kasus penganiayaan sadis dan penyekapan yang dialami perempuan berinisial YTR di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, memicu amarah Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya.

Atalia begitu geram karena hal memilukan itu terjadi di tengah permukiman padat penduduk dan lolos dari perhatian masyarakat.

"Saya Atalia, hari ini merasakan luka yang sangat mendalam sekaligus kemarahan. Kita dikejutkan oleh tragedi kemanusiaan yang luar biasa keji di daerah Kabupaten Bandung," kata Atalia dalam keterangannya, Minggu (21/6).

"Seorang perempuan, saudari kita menjadi korban penyekapan biadap selama 3 tahun, usianya masih muda sekitar 30 tahun. Korban selama 3 tahun hidup merasakan ketakutan yang luar biasa."

"Saya melihat sendiri struktur wajahnya hancur, kepala infeksi berat, mengeluarkan nanah, bibir rusak, dan yang paling khawatir adalah korban kini mengalami kebutaan akibat infeksi fisik yang ekstrem," lanjutnya.

Atalia juga menyinggung ketidakpekaan sosial di lingkungan sekitar tempat korban diduga disekap dan dianiaya.

Selama tiga tahun, tak ada satu pun yang berani menegur atau menari tahu ihwal keributan yang kerap terjadi dari dalam kamar kos korban.

"Bagaimana mungkin penyekapan sekeji ini bisa berlangsung selama 3 tahun di tengah permukiman padat, di area kos pula. Saya sangat menyayangkan ketidakpekaan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar."

Atalia Praratya geram atas kasus penyekapan dan penganiayaan YTR di Cileunyi Bandung yang berlangsung 3 tahun. Polisi diminta segera tangkap pelaku.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|