jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah mengeklaim konektivitas nasional berhasil pulih 100 persen hingga akhir Februari 2026.
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mencatat capaian signifikan dalam pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas PRR, Tito Karnavian mengatakan pemulihan itu menjadi fondasi penting bagi percepatan pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat.
Capaian tersebut disampaikan, Tito berdasarkan dokumen laporan resmi Satgas PRR dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (25/2).
Menurut Tito, pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pemerintah untuk memastikan distribusi logistik dan aktivitas ekonomi kembali berjalan normal.
Dia menyebut per 24 Februari 2026, seluruh jalan dan jembatan nasional di wilayah terdampak telah berfungsi sepenuhnya.
“Selain jalan nasional, fungsionalitas jalan daerah juga menunjukkan capaian tinggi, yakni Sumatra Utara 99 persen, Aceh 93 persen, dan Sumatra Barat 91 persen. Dukungan teknis dari Polri turut memperkuat aksesibilitas melalui pembangunan 41 unit jembatan,” kata Tito.
Di sektor perlindungan sosial, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) telah mencapai 100 persen dengan total 10.748 penerima, masing-masing 4.884 di Aceh, 4.151 di Sumatra Utara, dan 1.713 di Sumatra Barat.

7 hours ago
2





















































