jpnn.com, BLITAR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau seluruh masyarakat disiplin dan tingkatkan kepatuhan saat melewati perlintasan sebidang.
Hal ini ditekankan guna menjamin keselamatan bersama, baik bagi perjalanan kereta api maupun para pengguna jalan raya.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari, Jumat mengatakan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat melintas di perlintasan sebidang. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas, serta dahulukan perjalanan kereta api,” ujar Tohari di Blitar.
Tohari juga mengatakan perlintasan sebidang merupakan titik rawan yang membutuhkan kedisiplinan tinggi dari pengguna jalan.
Adanya palang pintu perlintasan dan petugas merupakan alat bantu pengamanan, sedangkan rambu lalu lintas dan kewaspadaan pengguna jalan menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan.
KAI Daop 7 Madiun akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, serta mengimbau masyarakat untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.
Pihaknya juga meminta warga selalu hati-hati saat di perlintasan. Kecelakaan di wilayah PT KAI Daop 7 terjadi awal pekan lalu di perlintasan sebidang JPL 190 wilayah Blitar, yang melibatkan sebuah truk dan perjalanan kereta api.

2 hours ago
2




















































