jpnn.com - PALEMBANG - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) dan polres jajaran membongkar sejumlah kasus kejahatan dalam Operasi Pekat Musi 2026.
Polisi dalam beberapa hari terakhir membongkar rentetan kasus menonjol, mulai dari peredaran narkotika jenis sabu-sabu, pencurian dengan pemberatan (curat), hingga pencegahan aksi tawuran remaja.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Komisaris Besar Nandang Mu'min Wijaya mengatakan bahwa operasi ini merupakan langkah tegas Polri dalam memberantas penyakit masyarakat.
"Kami berkomitmen penuh menciptakan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif dengan menyasar narkoba, premanisme, hingga kepemilikan senjata tajam ilegal," kata Nandang, Minggu (15/2).
Nandang mengatakan Polda Sumsel bersama seluruh jajaran polres berkomitmen penuh menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
"Melalui Operasi Pekat Musi 2026, kami menyasar berbagai penyakit masyarakat seperti narkoba, premanisme, hingga kepemilikan senjata tajam ilegal," jelas Nandang.
Salah satu keberhasilan ialah petugas menangkap tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polres Ogan Ilir dan Polres Muratara.
Di Ogan Ilir, petugas mengamankan pria berinisial A (47), dengan barang bukti sabu-sabu seberat bruto 9,13 gram.

10 hours ago
1





















































