jpnn.com, GROBOGAN - Polisi melakukan ekshumasi terhadap jasad PR (53), warga Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Hal itu dilakukan guna mengungkap penyebab kematiannya setelah korban ditemukan terluka di tepi jalan dan meninggal usai menjalani perawatan di rumah sakit.
"Ekshumasi merupakan bagian dari upaya penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban," kata Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Rizki Ari Budianto, Sabtu.
Ekshumasi dilakukan di tempat pemakaman umum Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, pada Jumat (12/6), dengan melibatkan Tim Dokpol Biddokkes Polda Jawa Tengah, Satreskrim Polres Grobogan, Inafis Polres Grobogan, serta jajaran Polsek Tanggungharjo dan Polsek Tegowanu.
Langkah tersebut dilakukan setelah korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka di bagian wajah dan kepala di tepi Jalan Raya Tanggungharjo-Brabo, Dusun Dukoh, Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo, pada Rabu (3/6).
Korban kemudian menjalani perawatan selama enam hari di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan forensik terhadap jasad korban diharapkan dapat memberikan petunjuk penting terkait peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka hingga akhirnya meninggal dunia.
"Melalui ekshumasi, diharapkan bisa mengetahui secara pasti penyebab kematian korban sehingga peristiwa yang terjadi dapat terungkap secara jelas dan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan lebih lanjut," ujarnya.

4 hours ago
3












































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495504/original/079773400_1770373061-Ze_Valente.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)





