jpnn.com - Keluarga korban pembajakan Kapal Tanker Honour 25 oleh perompak di perairan Somalia meminta Presiden RI Prabowo Subianto segera menyikapi kasus itu.
Diketahui, kapal yang membawa total 17 orang kru, empat di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI) masih disandera pihak perompak.
"Saya minta tolong kepada Pak Prabowo, minta tolong bantu anak saya. Anak saya sekarang dalam keadaan minta pertolongan dari Pak Prabowo," kata Sitti Aminah, ibu kandung Kapten Kapal Honour Ashari Samadikun, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (26/4/2026).
Dia berharap pemerintah Indonesia melalui presiden dapat menyikapi kejadian tersebut dengan memberi atensi atas pembajakan kapal yang mengangkut minyak tersebut berlayar dari Oman di Perairan Somalia.
"Pak Prabowo, presiden kita, minta tolong Pak. Minta tolong sekali Pak. Sudah beberapa hari ini ditahan perompak Somalia," ucapnya dengan nada penuh harapan.
Sementara itu, istri korban, Santi Sanjaya (26) menceritakan detik-detik suaminya bersama awak kapal tersebut dibajak perompak Somalia.
Dia sempat berkomunikasi melalui panggilan video pada Selasa, (20/4) sekitar pukul 19.30 WITA sebelum kejadian. Korban sempat menyebut kapalnya akan diserang perompak.
Meski komunikasi sempat terputus, dia mencoba menghubungi kembali dan ponselnya masih aktif, hanya saja tidak ada respons pembicaraan. Suasana terdengar menegangkan sehingga memutuskan untuk memutus sambungan telepon.

1 hour ago
1


















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5356636/original/059209400_1758477796-1000092780.jpg)

