jpnn.com, JAKARTA - Beras oplosan dari Food Station beredar dan sudah dikonsumsi oleh masyarakat luas.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyesalkan hal itu.
“Kalau bisa ditarik (beras oplosannya) saya minta untuk ditarik, tetapi, ini, kan, persoalannya mungkin sudah dikonsumsi,” kata Pramono, Senin.
Pramono ke depannya menekankan agar kasus beras oplosan ini dapat menjadi momentum memperkuat pengawasan dan akuntabilitas di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.
Selain itu, Pramono juga meminta seluruh jajaran direksi BUMD agar mengedepankan tata kelola yang profesional dan menjunjung tinggi integritas.
“BUMD adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat. Maka, akuntabilitas dan integritas harus menjadi fondasi utama,” kata Pramono.
Meski sejumlah pejabat Food Station telah ditetapkan sebagai tersangka, Pemprov DKI memastikan layanan distribusi pangan untuk masyarakat tetap berjalan normal.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim mengatakan Pemprov DKI akan memprioritaskan agar distribusi pangan melalui Food Station tidak terganggu.