Mahasiswa Tanya Alasan Pengadangan Menuju Bundaran HI, Tetapi Malah Ditertawai Polisi

1 week ago 5

Mahasiswa Tanya Alasan Pengadangan Menuju Bundaran HI, Tetapi Malah Ditertawai Polisi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Mahasiswa dari Kampus UI melakukan aksi di Jalan MH. Thramrin, Jakarta, Jumat (12/6). Massa yang tergabung dalam tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan BEM Keluarga Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (BEM KM IPB) menuntut pemerintah untuk menurunkan harga BBM, Sembako dan stop MBG. Foto : Ricardo/JPNN

jpnn.com - Ketua BEM FH Universitas Indonesia (UI) Anandaku Dimas Rumi menyebut polisi di lapangan merespons dengan tertawa ketika mahasiswa menanyakan alasan pengadangan massa untuk berdemonstrasi di Bundaran HI.

"Mereka hanya mengetawai kami, mereka hanya pura-pura menelepon atasannya," kata Dimas ditemui di area Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6).

Mahasiswa Tanya Alasan Pengadangan Menuju Bundaran HI, Tetapi Malah Ditertawai PolisiMahasiswa dari Kampus UI melakukan aksi di Jalan MH. Thramrin, Jakarta, Jumat (12/6). Massa yang tergabung dalam tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan BEM Keluarga Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (BEM KM IPB) menuntut pemerintah untuk menurunkan harga BBM, Sembako dan stop MBG. Foto: Ricardo/JPNN

Diketahui, bus yang ditumpangi mahasiswa diadang polisi di kawasan Semanggi dalam perjalanan menuju Bundaran HI, pada Jumat ini.

Awalnya, ratusan mahasiswa hendak berdemonstrasi di Bundaran HI dengan membawa lima tuntutan.

Selain di kawasan Semanggi, kata Dimas, polisi juga mengadang kendaraan mahasiswa yang hendak menuju Bundaran HI di kawasan GBK hingga dekat Hotel Fairmont. 

"Tidak hanya di depan Semanggi, teman-teman, kami juga ditahan di GBK, di Fairmont, di tempat-tempat lainnya," kata dia.

Sementara itu, Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan membeberkan alasan mahasiswa ngotot berdemonstrasi di Bundaran HI.

Ketua BEM FH UI Anandaku Dimas Rumi menyebut polisi di lapangan merespons dengan tertawa ketika mahasiswa menuntut alasan pengadangan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|