jpnn.com - Ketua BEM FH Universitas Indonesia (UI) Anandaku Dimas Rumi menyebut polisi di lapangan merespons dengan tertawa ketika mahasiswa menanyakan alasan pengadangan massa untuk berdemonstrasi di Bundaran HI.
"Mereka hanya mengetawai kami, mereka hanya pura-pura menelepon atasannya," kata Dimas ditemui di area Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6).
Mahasiswa dari Kampus UI melakukan aksi di Jalan MH. Thramrin, Jakarta, Jumat (12/6). Massa yang tergabung dalam tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan BEM Keluarga Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (BEM KM IPB) menuntut pemerintah untuk menurunkan harga BBM, Sembako dan stop MBG. Foto: Ricardo/JPNN
Diketahui, bus yang ditumpangi mahasiswa diadang polisi di kawasan Semanggi dalam perjalanan menuju Bundaran HI, pada Jumat ini.
Awalnya, ratusan mahasiswa hendak berdemonstrasi di Bundaran HI dengan membawa lima tuntutan.
Selain di kawasan Semanggi, kata Dimas, polisi juga mengadang kendaraan mahasiswa yang hendak menuju Bundaran HI di kawasan GBK hingga dekat Hotel Fairmont.
"Tidak hanya di depan Semanggi, teman-teman, kami juga ditahan di GBK, di Fairmont, di tempat-tempat lainnya," kata dia.
Sementara itu, Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan membeberkan alasan mahasiswa ngotot berdemonstrasi di Bundaran HI.

1 week ago
5




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)







