jpnn.com - ISTANBUL - Amerika Serikat pada Sabtu (20/6) menyatakan bahwa Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz.
Militer AS membantah klaim Iran terkait penutupan Selat Hormuz.
Mereka menegaskan bahwa lalu lintas pelayaran internasional tetap berlangsung di bawah pemantauan Amerika Serikat.
“Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz,” kata Juru Bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) Kapten Tim Hawkins kepada Axios.
Menurut dia, pasukan AS memantau situasi untuk memastikan kondisi tersebut tetap terjaga.
Pernyataan itu muncul setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengumumkan bahwa jalur perairan tersebut akan ditutup karena dugaan pelanggaran komitmen oleh AS.
Selain itu, juga dikarenakan pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon.
Saat dihubungi Anadolu, Pentagon merujuk pertanyaan mengenai hal tersebut kepada CENTCOM, yang menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki komentar lebih lanjut selain penegasan sebelumnya bahwa pasukan AS hadir dan tetap waspada untuk memastikan seluruh aspek kesepakatan dengan Iran dipatuhi.

3 hours ago
1




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)





