Kurs Rupiah Ambyar, Pemerintah Makin Rapat ke China, Wah!

22 hours ago 8

Kurs Rupiah Ambyar, Pemerintah Makin Rapat ke China, Wah!

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan Pers Pertumbuhan PDB TW-1 Tahun 2026 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/5). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah bakal menempuh sejumlah langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas kurs rupiah di tengah tekanan dinamika global.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/5).

Menurut Airlangga, langkah tersebut antara lain dilakukan melalui penguatan kerja sama pertukaran mata uang antarnegara (swap currency) serta diversifikasi instrumen pembiayaan negara.

“Kami sudah mempersiapkan dengan Bank Indonesia terkait swap currency dengan China, Jepang, Korea, dan negara lain,” kata Airlangga.

Pemerintah juga menyiapkan strategi pembiayaan melalui penerbitan surat berharga dalam berbagai mata uang.

Sebab, kata Airlangga, langkah tersebut bertujuan memperkuat likuiditas dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Surat berharga yang kami bisa terbitkan yang sifatnya seperti dari China, ataupun dari Yen (Jepang, red) itu untuk menjaga tekanan terhadap USD,” ujarnya.

Dia menilai pelemahan rupiah tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami sejumlah negara lain.

Pemerintah bakal menempuh sejumlah langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas kurs rupiah di tengah tekanan dinamika global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|