jpnn.com, TABANAN - KrediOne menggelar edukasi keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kelompok tani di Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, baru-baru ini.
Kegiatan bertajuk "Cakap Finansial, UMKM Tumbuh Maksimal" tersebut menjadi bagian dari rangkaian partisipasi KrediOne dalam Fintech Lending Days yang diselenggarakan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) pada 20-21 Agustus 2026 di Bali.
Kegiatan ini diikuti pelaku UMKM lintas sektor, kelompok tani, termasuk Kelompok Tani Jambu Kristal Tabanan, serta mahasiswa Universitas Bali International (UNBI). Sejumlah perwakilan pemerintah desa juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Head of Finance, Accounting & Tax KrediOne, Oclif Ronald Elgin Mantik, mengatakan pemahaman mengenai pengelolaan pembiayaan penting dimiliki masyarakat sebelum mengajukan pinjaman.
Menurutnya, penggunaan dana pinjaman perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.
"Literasi keuangan adalah pembeda utama antara utang yang membuat usaha semakin berkembang dan utang yang justru menjerat," ujar Oclif, dalam keterangannya, Minggu (23/8).
Dia menjelaskan pelaku UMKM perlu membedakan utang produktif yang digunakan sebagai modal usaha dengan utang konsumtif.
Menurut Oclif, pembiayaan yang sehat seharusnya digunakan untuk mengembangkan usaha dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar daripada biaya pembiayaan.

5 days ago
19









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)











