jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin menyoroti nasib pilu warga terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatera Utara menjelang perayaan hari raya Idulfitri.
Hingga saat ini, sejumlah penyintas dilaporkan masih bertahan di tenda-tenda darurat karena pembangunan hunian sementara (Huntara) yang dijanjikan pemerintah tak kunjung rampung.
Azis menyatakan keprihatinannya atas keterlambatan pembangunan Huntara yang dinilai telah meleset dari target awal yang ditetapkan pemerintah.
?"Saya ingin pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan pembangunan Huntara. Ini soal kebijakan dan komitmen di lapangan. Jangan sampai para penyintas merasa ditinggalkan tanpa kepastian yang jelas," kata Azis saat dihubungi, Jumat (20/3).
?Politikus muda PDI Perjuangan ini secara tegas mendorong keseriusan pemerintah terkait tenggat waktu penyelesaian proyek tersebut.
Ketidakjelasan jadwal dianggap menambah beban psikologis bagi para penyintas yang sudah berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan.
?"Besok sudah Lebaran, dan tidak mungkin pembangunan diselesaikan dalam satu hari. Saya mempertanyakan keseriusan pemerintah, kapan tenggat waktu pastinya Huntara ini rampung? Harus ada kebijakan yang jelas dan cepat untuk menangani masalah ini," tegas Azis.
?Azis menekankan kehadiran negara tidak boleh hanya sekadar janji di atas kertas. Negara harus memberikan bantuan secara nyata dirasakan oleh masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.

6 hours ago
1





















































