jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen membuka pelatihan mandiri Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) melalui platform Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (RGTK) di Rumah Pendidikan.
Pelatihan mandiri itu merupakan upaya untuk memperluas kesempatan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi mereka menjelang penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib jenjang SD mulai tahun ajaran 2027/2028.
Sebagai langkah persiapan, Kemendikdasmen mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan pedagogik para guru.
Pelatihan mandiri itu merupakan pengembangan dari program pelatihan reguler Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) yang dibuka pada Mei lalu.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Nunuk Suryani mengatakan, PKGSD-MBI merupakan salah satu strategi untuk mempersiapkan guru secara bertahap dalam mengimplementasikan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah.
Dirjen Nunuk juga meminta dukungan dari berbagai pihak terkait untuk mendorong dan memberikan ruang kepada guru agar dapat mengikuti pelatihan mandiri ini dan menerapkan dalam pembelajaran di kelas.
“Kami mengharapkan dukungan Dinas Pendidikan dan UPT untuk mendorong satuan pendidikan yang menjadi sasaran prioritas, khususnya Sekolah Dasar yang belum memiliki guru dengan latar belakang bahasa Inggris, agar dapat mengikutsertakan atau mendorong perwakilan gurunya untuk mengikuti Pelatihan Mandiri PKGSD-MBI,” tutur Dirjen Nunuk, Senin (24/8).
Dia berpesan agar guru menjadikan pelatihan mandiri ini sebagai ruang belajar dan mempersiapkan diri untuk memberikan pembelajaran kepada murid, dan tidak dipandang sebagai beban tambahan.

2 hours ago
1




















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
