Kata Siswa SD Sulteng: MBG Bikin Lebih Fokus, Orang Tua Tak Lagi Cemas

5 days ago 17

 MBG Bikin Lebih Fokus, Orang Tua Tak Lagi Cemas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Makan bergizi gratis (MBG). Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai mengubah keseharian anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Bagi mereka, manfaat program ini bukan hanya soal memperoleh makan di sekolah, tetapi juga merasa lebih berenergi, lebih siap mengikuti pelajaran, dan mulai memahami pentingnya kandungan gizi di dalam makanan.

Pengalaman itu disampaikan tiga siswa, yakni Gayatri Kalyani Taha, siswi kelas 6 SDN 1 Ratolindo, Andi Arkan Raffi, siswa SD IT Al-Wahdah Tojo Una-Una, serta Muhammad Rizat Wikaldi dari SDN 1 Ampana Kota. Ketiganya merasakan perubahan yang berbeda sejak MBG hadir di sekolah mereka.

Bagi Gayatri, perubahan yang paling terasa adalah berkurangnya kekhawatiran orang tua ketika ia berangkat sekolah tanpa bekal atau uang jajan. "Orang tua saya sudah tidak perlu khawatir lagi kalau kami kelaparan di sekolah karena sudah ada program Makan Bergizi Gratis yang diberikan kepada kami," ujarnya.

Manfaat serupa dirasakan Raffi. Sejak mendapatkan MBG, ia mengaku makin jarang membawa uang jajan dan orang tuanya tidak perlu selalu menyiapkan sarapan atau bekal.

Program tersebut juga mengubah cara pandangnya terhadap makanan. Ia kini memahami bahwa nasi menjadi sumber karbohidrat, daging mengandung protein, sayur mengandung vitamin, dan buah menjadi sumber serat.

"Dulu saya berpikir makan hanya untuk menghilangkan rasa lapar. Sekarang saya sudah paham bahwa makanan itu banyak manfaat gizinya. Saya mulai terbiasa menyantap sayur dan buah yang sebelumnya kurang suka," kata Raffi.

Sementara itu, Rizat melihat pengaruh MBG pada kesiapan siswa mengikuti pembelajaran. Sebelum program berjalan, ia kerap melihat teman-temannya kurang fokus karena belum sarapan. Sebagian orang tua harus berangkat bekerja lebih pagi sehingga tidak sempat menyiapkan makanan, sementara sebagian anak memiliki alasan lain untuk melewatkan sarapan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai mengubah keseharian anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (Sulteng).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|